Setiap pelaku bisnis pasti memahami sulitnya menagih invoice lama atau piutang tertunggak. Berbagai cara sudah digunakan, mulai dari mengirimkan reminder halus hingga follow-up melalui telepon, namun tetap saja diabaikan. Sebenarnya, apa yang membuat invoice lama sulit ditagih?
Secara sederhana, banyak orang yang mengira bahwa sulitnya menagih piutang disebabkan oleh kesulitan finansial. Nyatanya, penyebab dari hal ini bisa jadi lebih kompleks. Ada banyak faktor yang berperan di dalamnya, termasuk faktor psikologis yang membuat debitur cenderung sulit membayar utang mereka.
Mengapa Invoice Lama Sulit Ditagih?
Saat debitur telat membayar utang, kreditur akan menganggap bahwa debitur sekadar mengabaikan tanggung jawabnya. Namun, dalam banyak kasus, pengabaian ini cenderung disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya:
1. Pola Pikir Debitur
Utang-piutang sering kali datang bersama beban emosi yang besar. Banyak debitur merasa bersalah atau malu karena tidak membayar invoice tepat waktu. Alih-alih menghadapi masalah tersebut, banyak debitur yang justru menghindari hal tersebut. Padahal, semakin lama pembayaran invoice diabaikan, semakin besar pula rasa bersalah dan malu yang mereka rasakan. Sehingga, semakin kecil kemungkinan mereka mau berinteraksi dengan kreditur.
Ada pula debitur yang berpikir bahwa pembayaran invoice adalah masalah yang bisa diabaikan. Akhirnya, beberapa tagihan yang dianggap kurang urgent akan keluar dari daftar prioritas. Mereka juga berharap kalau nantinya permasalahan invoice ini akan selesai sendiri.
2. Kehilangan Kontak dan Validitas Dokumen
Semakin lama invoice tidak tertagih, semakin besar peluang hilangnya atau rusaknya dokumen pendukung. Padahal, dokumen pendukung seperti kontrak, PO, dan bukti serah terima adalah bukti penting dalam pelunasan invoice.
Di sisi lain, ada juga kemungkinan staf yang bertanggung jawab dari pihak debitur mungkin sudah keluar dari perusahaan. Kondisi ini membuat penelusuran menjadi lebih sulit. Sehingga, pembayaran invoice juga ikut mengalami kendala.
3. Penurunan Peluang Pemulihan Piutang
Waktu krusial pembayaran dan penagihan invoice adalah sekitar 90 hingga 180 hari atau 3 sampai 6 bulan kalender. Melebihi waktu tersebut, penagihan akan semakin sulit dilakukan. Selain itu, peluang pemulihan piutang juga bisa mengalami penurunan hingga di bawah 15%. Kondisi ini tentu saja dapat merugikan perusahaan sebagai kreditur.
4. Perselisihan Antara Debitur dan Kreditur
Umumnya, invoice yang sudah lama juga mengandung perselisihan atau ketidakpuasan, baik dari sisi layanan maupun barang yang diterima. Dan sering kali permasalahan ini baru diungkapkan setelah penagihan dilakukan berulang kali.
5. Keterbatasan Waktu dan Fokus Internal
Menagih piutang membutuhkan waktu, energi, dan fokus yang tidak sedikit. Sering kali, tim internal perusahaan lebih fokus pada penjualan baru sehingga penagihan invoice lama tidak lagi menjadi fokus utama. Tentu saja hal ini tidak sepenuhnya salah, namun perhatian pada invoice lama tetap harus diberikan.
Untuk mengatasi hal ini, perusahaan dapat meminta bantuan debt collector pihak ketiga seperti Master Debt Collector. Dengan keahlian dan waktu khusus yang didedikasikan untuk mengejar utang tersebut, kemungkinan invoice terbayar akan lebih besar.
6. Kurangnya Tekanan Hukum
Bagi beberapa debitur, invoice adalah hal yang mudah diabaikan. Apalagi jika penagihan hanya dilakukan dalam bentuk digital atau soft copy. Di samping itu, kurangnya konsekuensi atau tekanan hukum juga menjadi sebab lain mengapa penagihan mengalami kendala.
Sebagai solusi, Anda bisa memberi tahu konsekuensi dari invoice yang telat atau tidak dibayar. Seperti menghentikan kerja sama yang berjalan hingga membawa permasalahan ke ranah hukum. Dengan adanya konsekuensi ini, debitur akan menganggap utang lebih serius dan peluang pembayaran akan lebih besar.
Jika Anda memiliki permasalahan utang piutang, Anda bisa menghubungi https://masterdebtcollector.id/ yang merupakan debt collector legal profesional. Selain membantu mencari solusi, Master Debt Collector juga dapat membantu Anda melakukan penagihan untuk invoice lama yang sulit ditagih.







